Rabu, 26 Juli 2017

Kalimat Ismiyah

Kalimat Ismiyah

Mari kita lanjutkan Materi Bahasa Arab dalam pembahasan Pembuatan Kalimat dengan struktur Kalimat Ismiyah.

Ingat kalimat Ismiyah itu susunannya terdiri dari 2 ism atau lebih ...
Ism adalah kata benda
Dan ism yang pertama dalam kalimat ini biasa disebut mubtada / اْلمُبْتَدَأُ  

Almubtada adalah kata benda yang letaknya di awal kalimat.

Contoh :
أَنَا طَالِبٌ

Kata أَنَا  adalah mubtada karena letaknya di awal kalimat ...
Dan dalam Bahasa Indonesia berlaku hukum *DM* Diterangkan dan Menerangkan.
Dan kata أَنَا adalah Diterangkan.

Kata أَنَا adalah ism atau kata benda karena maknanya *saya* dan pembahasan kata أَنَا adalah *kata benda yang menunjukkan kata ganti orang* atau dalam Bahasa Arab pembahasan *اِسْمُ الضَّمِيْرُ* / *Ismu Addomiir*

Adapun untuk susunan kalimat kata yang Kedua atau Ketiga biasanya kita  menyebutnya *اْلخَبَرُ* / *Al Khobar* yang maknanya *Keterangan* ...
Contoh :
أَنَا طَالِبٌ

Lihat pada susunan Kalimat diatas ... Kata yang Kedua adalah طَالِبٌ ...
Kata طَالِبٌ adalah *alkhobar* / الْخَبَرُ    karena letaknya pada susunan yang kedua pada kalimat diatas dan kata طَالٍب Menerangkan kata أَنَا.

Arti kalimat diatas adalah *saya seorang murid* ...
Kata *saya* jika berdiri sendiri kita belum Paham  kalimat tersebut  ... Tapi ketika ada kata berikutnya yaitu *seorang murid* yang Menerangkan kata *saya* baru kita Paham kalimat tersebut yaitu *saya seorang murid*

Dan kata *Seorang murid* dalam Bahasa Indonesia berlaku hukum *DM* Diterangkan dan Menerangkan.

Jadi kata طَالِبٌ / *seorang murid* adalah *Menerangkan* dari kata *saya*

Ringkasnya :

Kalo ada Kalimat yang susunannya beberapa ism / kata benda maka kita hanya menyebutnya *Mubtada dan Khobar*

Contoh :
أَنَا طَالِبٌ

أَنَا adalah *Mubtada
طَالِبٌ adalah *Khobar

Bagaimana kalo ada Kalimat berikutnya ini :

أَنَا طَالِبٌ فِي اْلجَامِعَةِ

*Saya seorang Mahasiswa di sebuah Universitas*

Bagaimana membedahnya. ....?

أَنَا      -. Adalah *Mubtada*
طَالِبٌ - Adalah *Khobar*
فِي الْجَامِعَةِ - Adalah *Khobar* juga.

Atau ....

أَنَا      -. Adalah *Mubtada*
طَالِبٌ -  Adalah *Khobar Pertama*
فِي الْجَامِعَةِ - *Adalah Khobar Kedua*

Contoh dalam Al Quran

*هُوَ اللهُ أَحَدٌ*
*Dia Alloh yang Esa/Tunggal*

Bagaimana membedahnya :

هُوَ   -  Mubtada
اللهُ  - Khobar Pertama
أَحَدٌ  - Khobar Kedua

Contoh dalam hadist

*إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِمِ*

*Segala amal itu hanya tergantung diakhir hidupnya*

Bedahnya bagaimana ...?

انما  - اداة الحصر pembatas artinya hanya
الاعمال  -- *Mubtada*
بالخواتم --  *Khobar*

Selamat mencoba
Baarokallohu fiekum.